Bagaimana itu GRE?

   Tulisan ini merupakan hasil pemahaman penulis terkait GRE General Test setelah beberapa hari terakhir penulis membaca buku panduannya dalam menghadapi tes, The Official Guide to the GRE Revised General Test Second Edition. Dan postingan ini merupakan review pertama dari penulis yang in shaa Allah mulai dari sekarang akan konsisten menulis review-nya. Aamiin aamiin Allahuma aamiin.
   GRE (Graduate Record Examination) General test merupakan salah satu ujian masuk perguruan tinggi di luar negeri, khususnya Amerika Serikat. GRE terbagi atas dua jenis tes, baik berupa paper based test maupun computer based test. Namun tidak semua perguruan tinggi luar negeri memberikan syarat GRE untuk bisa mendaftar ke perguruan tinggi tujuan. GRE ini hanya diperuntungkan bagi perguruan tinggi yang termasuk ke dalam 10 atau 20 besar peringkat dunia, misalnya MIT, Harvard University, Oxford University, Cambridge University, Chicago University, Stanford University, dan lain sebagainya. Terlebih dengan perguruan tinggi yang tergabung ke dalam kelompok The IVY League.
   Salah satu dari kelompok The IVY League dan masuk pada peringkat 5 besar dunia adalah Harvard University misalnya yang mewajibkan syarat GRE General test untuk bisa mendaftar pada perguruan tinggi tersebut, khususnya untuk program studi master pada jurusan Language and Literacy of Harvard University. Walaupun jurusan tersebut tidak memberikan standar nilai bahwa berapa total skor GRE yang dibutuhkan agar bisa tembus ke Harvard University? Namun pihak universitasnya memberikan kesempatan untuk mengambil tes kedua kalinya dan mengumpulkan hasil kedua tes tersebut untuk melakukan perbandingan nilai. Asumsi saya adalah, Harvard University akan melihat perkembangan mahasiswa pada hasil kedua tes GRE tersebut, apakah ada peningkatan nilai atau justru tidak! Apabila ada peningkatan drastis, maka mahasiswa ini berpeluang besar untuk bisa tembus menjadi mahasiswa Harvard University, (ini masih asumsi dari penulis, dan akan dicari tahu lebih lanjut).
   Kembali ke topik utama, ialah GRE General Test. Nah pada GRE General test, terbagi atas beberapa kemampuan yang akan diuji;
    • GRE Analytical Writing
        GRE Analytical Writing merupakan tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kita dalam berpikir kritis dan menganalisis sebuah tulisan. Tes ini terbagi atas dua bagian; ialah Analyze an Issue dan Analyze an Argument. Masing masing tes pada bagian tersebut memiliki durasi waktu yang sama untuk mengerjakannya, ialah 30 menit/tes.
         Oh iya, berdasarkan referensi yang saya baca pada tes ini, tim penilai GRE General Test tidak menilai jawaban kita apakah benar atau salah. Melainkan mereka akan menilai terhadap kemampuan kita dalam menekan, mengartikulasi dan mengembangkan ide kita pada suatu topik. Selama kita tetap concern, koheren dan fokus terhadap tulisan kita, maka disitulah yang menjadi nilai poin kita pada GRE General Test.
    • GRE Verbal Reasoning
         GRE Verbal Reasoning merupakan tes yang bertujuan untuk mengukur pemahaman kita terhadap ketiga bagian soal soal berikut; Reading Comprehension questions, Text Completion questions dan Sentence Equivalence questions. Namun secara keseluruhan pada soal soal tersebut, terdiri dari 25 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 35 menit.

    • GRE Quantitative Reasoning
         Tes yang terakhir adalah GRE Quantitative Reasoning, ialah sebuah tes untuk mengukur kemampuan kita dalam menghitung. Tes ini terbagi atas 3 kemampuan yang akan diukur; Matematika Dasar, Pemahaman terhadap Konsep Matematika Dasar, serta Kamampuan dalam mengukur secara kuantitatif terhadap model dan juga penyelesaian masalah dengan menggunakan metode kuantitatif. Berbeda dengan GRE Verbal Reasoning, pada tes ini terdapat empat tipe soal soal yang akan menguji pemahaman kita terkait kuantitatif; Quantitative Comparison questions, Multiple-choice questions (Pilih salah satu jawaban), Multiple-choice questions (Bisa memilih satu atau lebih dari satu jawaban) dan Numeric Entry questions. Namun secara keseluruhan pada soal soal tersebut, terdiri dari 25 soal yang harus diselesaikan dalam waktu 35 menit.
     Lalu, bagaimana dengan skor penilaian GRE General Test?
    Skor pada GRE General Test terbagi atas 3 bagian sesuai dengan jenis jenis kemampuan yang diuji;
    1.  GRE Analytical Writing menilai dari 0 hingga 6 skor penilaian. Dan ingat! Pada skill ini, tim penilai GRE tidak melihat jawaban kita apakah benar atau salah. 
    2.  GRE Verbal Reasoning menilai dari 130 hingga 170 skor penilaian.
    3. GRE Quantitative Reasoning menilai dari 130 hingga 170 skor penilaian.
    Namun apabila terdapat salah satu kemampuan yang tidak bisa dijawab (misalnya., Verbal Reasoning), maka kita akan mendapatkan laporan NS (No Score) untuk mengukur kemampuan tersebut. Nah biasanya, skor kita akan muncul maksimal 6 minggu setelah kita mengambil tes GRE General test. 
       Hmm.. mungkin ini saja dulu yang bisa saya review terkait GRE General Test secara umum. Selanjutnya mungkin akan lebih khusus lagi, ialah membahas masing masing ketiga kemampuan tes di atas. Sebagai penutup pada tulisan kali ini, berikut 3 kunci keberhasilan, 
    1. Man Jadda Wa Jada (Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
    2. Man Shobaro Zafiro (Siapa yang bersabar akan beruntung)
    3. Man Saaro 'Alaa Darbi Washola (Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)
    Terima kasih, wassalamualaikum, wr. wb.. See You On Top! aamiin aamiin allahuma aamiin..

    Dapatkan Pustaka Literasi Disini:

    0 Response to "Bagaimana itu GRE?"

    Post a Comment